Rabu, 2009 Januari 14

Bantu Teman Jual Rumah di Puri Nirwana

Seorang teman yang sedang study di luar negeri telah meminta tolong saya untuk membantu menjual sebuah rumah di lokasi sangat strategis di daerah Cibinong Bogor !!

Lokasi : Perumahan Nirwana Estate Blok S. No. 41 Cibinong - Bogor

Luas Tanah : 105 M2 (HUK)
Luas Bangunan : 140 M2 (2 Lantai)
Lantai Bawah    : - 2 Kamar Tidur
                              - 1 Kamar Mandi
                              - Dapur
                              - Garasi Plus Kanopi
Lantai Atas       :  - 2 Kamar Tidur
                             - 2 Kamar Mandi

Listrik 2200 Watt

Harga Jual Rp. 320.000.000,-

Bagi yang berminat bisa menghubungi telepon saya di : 08128364797 atau mengirimkan email ke : hendy.herdiman@gmail.com atau hendyher@telkom.net

Selengkapnya......

Rabu, 2008 September 03

Software Rumah Sakit


Jika anda seorang dokter atau direktur sebuah rumah sakit yang masih kesulitan dalam mengelola manajemen rumah sakit, kini kami punya solusi-nya. Software ini di-design untuk melayani semua kebutuhan rumah sakit secara lengkap. Software ini kami beri nama "Hospital Management System". Adapun modul-modul yang disediakan dalam software kami ini antara lain :

  • Registrasi Pasien
  • Rekam Medik
  • Rawat Jalan/Poliklinik
  • Laboratorium
  • Radiologi/Elektromedik
  • Bedah Central
  • UGD
  • Medical Checkup
  • Apotik / Instalasi Farmasi
  • Logistik
  • Kas & bank
  • Piutang Rumah Sakit (Asuransi/Askes/Penjamin)
  • Hutang Rumah Sakit
  • Akuntansi General Ledger
  • Restoran/Kafetaria
Semua modul tersebut sudah terintegrasi dengan baik dan sudah di-implementasikan di beberapa rumah sakit terkenal, diantaranya : RSIA Tambak Jakarta, RSU Amanda Serang, RSIA Amanda Cikarang, Bio Medi Cikarang, RSIA Kartini Cileduk, RSU Aqma Cikampek, Klinik & Apotik Firca Farma, dan 15 rumah sakit lainnya.

Jika anda berminat hubungi saya :
Hendy Herdiman di No. HP : 08128364797 atau
email: hendy.herdiman@gmail.com

Selengkapnya......

Minggu, 2008 Agustus 03

Menyiram Garam Diatas Luka Yang Belum Kering


Benar atau tidaknya isi rekaman pembicaraan terakhir antara Air Traffic Controller (ATC) dengan pilot dan kopilot Adam Air DHI574, sampai dengan saat ini belum ada yang bisa membuktikan. Jika memang isi percakapan itu benar dan merupakan copy dari blackbox pesawat Adam yang jatuh di perairan Majene Sulawesi Selatan itu, bagi saya pribadi itu adalah sebuah titik awal dari terbuka-nya sebuah rahasia besar yang selama ini tertutup rapih. Terlepas dari motivasi, legal atau tidak legal, tersebarnya isi rekaman ini seakan membuka kembali luka lama bagi keluarga korban kecelakaan pesawat Adam Air yang selama ini sudah meng-ikhlaskan kepergian orang tercinta untuk selama-nya. Sungguh getir derita yang harus mereka terima tatkala harus menerima kenyataan bahwa orang yang mereka kasihi harus meninggalkan mereka dalam situasi dan kondisi yang penuh dengan ketidakpastian.

Luangkan waktu sejenak untuk menyimak isi dari copy rekaman yang anda bisa download disini atau disini. Jika menyimak isi pembicaraan dari ATC dan Pilot ada beberapa analisa yang bisa kita ambil :
  1. Cuaca pada beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi, dalam keadaan kurang baik. Namun hal ini biasa terjadi dalam sebuah penerbangan dan bukan faktor penyebab terjadinya kecelakaan.
  2. Adanya kerusakan pada DME (Distance Measuring Equipment) yaitu suatu alat mengukur jarak antara pesawat tersebut dengan bandara tertentu. Masalah kemudian menjadi lebih rumit dengan rusak-nya FMS (Flight Management System) dan FIDS (Flight Information Display System).
  3. Dengan rusaknya komputer pengendali pesawat(FMS) dan kacau-nya tampilan informasi penerbangan yang terpampang di depan pilot dan kopilot (FIDS) akhirnya kedua-nya memutuskan untuk mengalihkan sistem navigasi pesawat dari sistem computerized ke sistem manual yang lebih mengandalkan ketepatan dan attitude pilot dan kopilot dalam mengendalikan pesawat. Cuman anehnya kerusakan ini dianggap biasa oleh pilot yang yang terbersit dari ucapannya "ngaco FIDSnya udah....FMS-nya..FMS telah mengacaukan dirinya sendiri..ueedan opo..!!' . Apakah hal ini karena terlalu seringnya terjadi kerusakan, sehingga dianggap biasa ????
  4. Keterlambatan dari pilot dan kopilot untuk mengantisipasi keadaan yang memburuk dalam rentang waktunya yang sangat singkat. Pilot dan kopilot terlambat menyadari bahwa pesawat tidak mampu mereka kendalikan lagi dan betul-betul mereka telah kehilangan kontrol atas pesawat tersebut. Hal ini terungkap dari kepanikan pilot dan kopilot di beberapa detik terakhir menjelang pesawat menghujam perairan Majene.
Jika kita adalah salah satu dari keluarga korban layakkah kita mencari keadilan dan kebenaran yang lebih sahih. Dengan menyimak isi dari rekaman tadi, rasanya kita masih bisa menyimpulkan sendiri pihak manakah yang seharusnya bertanggung jawab atas semua ini :
  • Operator Maskapai Penerbangan (Pihak Adam Air) paling layak dipersalahkan karena banyak mengabaikan aturan keselamatan dan keamanan penerbangan demi tetap mempertahankan eksistensi-nya dalam persaingan antar operator penerbangan. Demi mengejar tarif murah, maka 'maintenance, safety & security cost' dipangkas habis sehingga menisbikan kelayakan sebuah penerbangan. Coba anda bayangkan sendiri betapa mengerikan jika anda terlambat menyadari bahwa anda telah telah terbang menggunakan pesawat yang tidak prima karena kurang terawat dan diterbangkan oleh pilot yang telah 'dipaksa' atau tidak oleh pihak manajemen untuk menerbangkan sebuah pesawat yang bermasalah.
  • Ada human error yang dilakukan oleh pilot dan kopilot karena menganggap biasa sebuah kerusakan alat navigasi dan kontrol pesawat. Semestinya sedari awal pilot dan kopilot menyadari bahwa ada yang ketidakberesan yang terjadi pada pesawatnya dan segera mengambil tindakan antisipatif secara cepat dan tepat dan segera meminta panduan dari pihak ATC.
  • Pemerintah (Dephub Udara) telah gagal dalam mengontrol setiap maskapai penerbangan untuk senantiasa taat pada aturan SOP keamanan dan keselamatan penerbangan (atau bahkan SOP-nya sendiri belum ada atau SOP-nya yang belum mampu meng-antisipasi upaya akal-akalan operator penerbangan). Maka-nya tidak aneh jika Uni Eropa melarang semua maskapai penerbangan Indonesia untuk terbang ke kawasan Uni Eropa. Dengan dalih apapun tetap saja pemerintah tidak akan mampu menutup carut marut dunia penerbangan di Indonesia.
Tersebarnya isi rekaman diatas tadi seolah-olah menyiramkan garam diatas luka para keluarga korban pesawat Adam Air yang belum sepenuhnya kering. Sudah pasti perih..sudah pasti menyakitkan, jika mengetahui bahwa mereka telah kehilangan orang terkasih hanya karena kelalaian orang lain. Besarnya santunan yang selama ini keluarga korban terima, rasanya tidak akan mampu menghilangkan dan menghapus derita dari sebuah 'kehilangan'. Lalu kepada siapa lagi para korban dan keluarga korban akan mencari keadilan ???

Selengkapnya......

Senin, 2008 Juli 28

Orang Awam Bicara SKB 5 Menteri


Pemerintah melalui 5 kementrian terkait telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang berisi tentang Pengoptimalan Beban Listrik Melalui Pengalihan Waktu Kerja Pada Sektor Industri di Jawa-Bali. Bila anda belum pernah membaca isi dari SKB tersebut selengkapnya, bisa anda baca seperti yang tercantum dibawah ini :

Pasal 1
Pengoptimalan beban listrik melalui pengalihan waktu kerja pada sektor industri di Jawa-Bali bertujuan:
  1. Mengatasi ketidakseimbangan pasokan listrik PT PLN dengan kebutuhan listrik sektor industri.
  2. Menghindari pemadaman listrik sehingga sektor industri dapat melakukan operasi dengan baik.
Pasal 2

  1. Perusahaan industri setiap bulannya wajib mengalihkan satu sampai dua hari waktu kerja pada hari Senin sampai dengan Jumat ke hari Sabtu dan Minggu.
  2. Penentuan perusahaan industri dan waktu kerja sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditetapkan untuk setiap klaster/daerah industri oleh Bupati/walikota berdasarkan usulan PT PLN setempat.
  3. Jumlah pemakaian listrik dari perusahaan industri yang mengalihkan waktu kerjanya sebagaimana pada ayat 1 dan ayat 2 harus mencapai 10 persen dari beban puncak pada klaster/daerah industri tersebut.
  4. Bupati/walikota wajib mengeluarkan penetapan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 selambat-lambatnya tanggal 21 Juli 2008.
Pasal 3
  1. Bupati/walikota melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pengalihan waktu kerja sebagaimana dimaksud pasal 2.
  2. Bupati/walikota setiap tiga bulan melaporkan pelaksanaan pengalihan waktu kerja sebagaimana dimaksud pada ayat 1 kepada Menteri Perindustrian, Menteri ESDM, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Negara BUMN.
Pasal 4
Kewajiban pengalihan waktu kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 tidak berlaku bagi perusahaan industri yang beroperasi: a. 24 jam sehari selama 7 hari dalam 1 minggu atau b. 7 hari dalam 1 minggu

Pasal 5
PT PLN wajib menjaga stabilitas dan ketersedian pasokan listrik untuk sektor industri.

Pasal 6

1. Menteri Perindustrian bertugas :
  • Mengkoordinasikan melalui kerjasama antar lain dengan KADIN mengenai penanganan dan pembinaan program penghematan energi pada sektor industri dan,
  • Monitoring pelaksanaan pengalihan waktu kerja di sektor industri.
2. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral bertugas :
  1. Mengkoordinasikan pelaksanaan perhitungan pasokan dan kebutuhan listrik di setiap daerah dan,
  2. Mengawasi pelaksanaan kewajiban PT PLN dalam menjamin stabilitas dan kepastian pasokan listrik.
3. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi bertugas memfasilitasi pelaksanaan pengaturan pengalihan waktu kerja kepada pengusaha/organisasi pengusaha dan pekerja, serikat pekerja/serikat buruh.

4. Menteri Dalam Negeri bertugas mengkoordinasikan Bupati/walikota dalam melaksanakan dan monitoring pengalihan waktu kerja disektor industri.

5. Menteri Negara BUMN bertugas :
  1. Mengawasi PT PLN dalam rangka melaksanakan kewajiban pengalihan waktu kerja dan
  2. Mendorong perusahaan industri di lingkungan Kementerian Negara BUMN untuk melaksanakan pengalihan waktu kerja.
Pasal 7
PT PLN diberikan kewenangan untuk mengenakan sanksi berupa pemutusan aliran listrik sementara bagi perusahaan industri yang tidak melaksanakan ketentuan pasal 2 peraturan bersama.

Pasal 8
Peraturan bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan di Jakarta tanggal 14 Juli 2008.

Sebagai orang awam, saya menanggapi SKB tersebut sebagai berikut :
Keluarnya SKB ini bersumber dari 'kebodohan' orang-orang (yang saya yakin sebetulnya terdiri atas orang pintar) yang mengelola sebuah institusi negara bernama PLN, Kementrian ESDM, dan Kementrian BUMN dalam mengelola sumber energi listrik. Mengapa saya katakan bodoh ? Alasan saya sebagai berikut :
  1. Semestinya PLN sudah bisa menghitung berapa jumlah energi listrik yang mereka punya dan berapa jumlah energi listrik yang sudah terpakai. Saya yakin PLN sudah bisa menghitung setiap saat berapa jumlah energi listrik yang dihasilkan dari beberapa pembangkit listrik di seluruh Indonesia. Kemudian untuk menghitung jumlah pemakaian beban listrik, saya yakin PLN bisa menghitungnya dengan mudah karena setiap pelanggan baik individu, industri, maupun institusi bisa dikontrol secara langsung, terbukti dari adanya tagihan listrik ke pelanggan. Kemudian untuk mengantisipasi adanya pelanggan baru yang mengakibatkan naiknya beban listrik terpakai, sebetulnya PLN dengan mudah mengontrolnya, karena setiap calon pelanggan sebelumnya diharuskan mengajukan permohonan dahulu ke pihak PLN. Artinya PLN jangan hanya bisa menjual listrik tanpa memperhitungkan jumlah ketersediaan listrik yang mereka miliki terlebih dahulu. Kalau sudah begitu, coba siapa yang bodoh ???
  2. Kemudian jika membaca pasal 6.2.2. yang berisi tentang tugas Mentri ESDM untuk mengkoordinasikan pelaksanaan perhitungan pasokan dan kebutuhan listrik di setiap daerah. Dari pasal ini mengandung arti bahwa selama ini kementrian ESDM belum mempunyai data yang valid tentang jumlah pasokan dan jumlah kebutuhan listrik. Disamping itu belum pernah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menghitung hal tersebut tadi. Makanya tidak tidak aneh kalo sekarang terjadi krisis listrik, karena selama ini manajemen yang diterapkan adalah 'manajemen reaktif' bukan 'manajemen antisipatif'. Kalo sudah begini kita sebut bodoh..lupa..atau tidak sempat ya ???
  3. Kegagalan Kementrian BUMN dan ESDM dalam mengontrol dan mempersiapkan sumber-sumber pembangkit listrik secara dini. Betapa bodohnya jika kedua departemen ini tidak mampu mengantisipasi jumlah besaran pertumbuhan kebutuhan listrik secara berkala, karena dari angka ini bisa diperhitungkan kapan, dimana, dan dengan menggunakan bahan pembangkit apa sehingga pembangkit listrik baru harus dibuat. Jika pembangkit listrik berbahan dasar fosil sangat mahal investasinya, semestinya negeri kita ini mampu membuat pembangkit listrik dengan sumber energi alternatif lainnya seperti panas bumi, air, dan sinar matahari. Orang awam sekalipun pasti paham bahwa negeri kita ini sangat kaya dengan ketiga jenis pembangkit energi alternatif tersebut.
Terbitnya SKB ini sudah tentu akan memakan korban.... lalu siapa korban-nya ??
Kaum Pekerja
Perubahan jam kerja yang mewajibkan pekerja untuk bekerja di hari Sabtu dan Minggu untuk mengganti hari kerja biasa yang diliburkan karena adanya jadwal pemadaman listrik, jika dilihat dari segi jumlah jam kerja tidak ada yang dirugikan. Namun secara psikologis pekerja dirugikan karena selama ini secara umum, hari Sabtu dan Minggu merupakan 'weekday' atau saatnya pekerja beristirahat atau melakukan aktivitas sosial dalam keluarga dan masyarakat. Lalu coba anda bayangkan ada berjuta-juta anak-anak kaum pekerja yang harus kecewa setiap Sabtu dan Minggu karena tidak bisa lagi bercengkrama dengan kedua orang tuanya pada kedua hari tersebut, karena pada hari biasa (Senin-Jumat) anak-anak ini harus tetap bersekolah.

Perusahaan/Industri
Dengan seringnya terjadi pemadaman listrik dan pengalihan waktu kerja akan berdampak pada jadwal produksi. Apalagi jika perusahaan tersebut sangat terpaku pada 'delivery due date'. Berapa kerugian yang harus ditanggung perusahaan dengan mundurnya jadwal produksi. Atau berapa kerugian yang harus ditanggung perusahaan karena harus merubah media pengiriman/ekspor barang dari jalur laut menjadi jalur udara karena terbentur jadwal pengiriman yang sudah tidak bisa ditunda lagi. Siapa yang harus mengganti semua kerugian itu ?? Apalagi jika melihat pasal 7 yang berisi kewenangan PT PLN untuk mengenakan sanksi berupa pemutusan aliran listrik sementara bagi perusahaan industri yang tidak melaksanakan ketentuan pasal 2 peraturan bersama. Hebat sekali bukan, padahal selama ini PLN yang sering lebih diuntungkan setiap bulan-nya ??? Lalu pada saat terjadi krisis listrik perusahaan pula-lah yang diberi sanksi..!!! Benar-benar tidak adil !!

Masyarakat Umum
Seperti pada umumnya lah..setiap kebijakan pemerintah, masyarakat umum lah yang menderita paling besar atas kerugian-kerugian akibat pemadaman listrik ini. Pernahkah PLN memberikan ganti rugi kepada pelanggan akibat pemadaman listrik secara mendadak ? Padahal yang paling sering terjadi PLN dengan mudahnya memutus aliran listrik ke pelanggan jika terlambat membayar kewajibannya. Apalagi saat ini PLN sudah ancang-ancang untuk menaikkan tarif listrik sebagai bagian dari 'cost recovery' dari krisis yang sebetulnya karena kesalahan manajemen mereka sendiri. Imbas dari semua ini bisa berimplikasi ke hal lain atau semacam efek bola salju seperti menjadi pemicu kenaikan harga dll. Lagi-lagi yang harus menanggung resiko ini adalah masyarakat umum. Gerrghhmmm...sampai kapan masyarakat harus menanggung semua ini !!!(hen)

Sumber : kebodohan dan keawaman penulis sendiri.


Selengkapnya......

Jumat, 2008 Juni 27

Inovasi Baru yang bisa berbuah Blunder


www.dadakudadamu.com

Secara tidak sengaja saya menemukan sebuah situs (resmi) yang sengaja dibuat oleh tim kampanye seorang calon Walikota Bandung yang notabene 'incumben'. Ada hal menggelitik yang saya temukan di situs itu, yaitu adanya sebuah polling yang menanyakan apakah sang calon walikota masih layak memimpin daerahnya kembali. Langkah ini merupakan inovasi baru, yang terus terang baru saya temukan di negeri kita ini. Lain hal-nya dengan di Amerika dimana polling seperti ini sudah merupakan kewajiban tim kampanye sang calon untuk mengukur sampai sejauh mana kekuatan dan kepopuleran jagoan mereka.

Saya acungi jempol untuk inovasi seperti ini, dimana tim kampanye berani mempublikasikan secara online hasil polling, walaupun hasilnya seperti yang terlihat pada hasil capture diatas, yang menyatakan "Sang Calon sudah tidak layak memimpin kota Bandung". Dari hasil polling itu bisa dijadikan barometer bagi tim kampanye untuk bekerja lebih keras lagi agar hasilnya polling menguntungkan sang calon.

Tapi inovasi baru diatas tadi bisa berujung blunder, jika hasil akhir polling berakhir negatif. Ini akan jadi senjata bagi lawan politik untuk menjatuhkan si calon, dengan memanfaatkan hasil negatif hasil polling tadi. Selain itu didukung oleh fakta bahwa sang calon adalah seorang incumben maka lengkap sudah efek negatif yang akan dia terima, karena pemilih bisa menilai sang calon selain dari hasil polling, juga dengan melihat kinerja sang calon saat bertugas pada periode sebelumnya. Jika saat bertugas sang calon ini kurang terlihat kontribusi dan prestasinya terhadap wilayah yang jadi kekuasaannya, kemudian hasil polling mendukung hal intu, maka citra diri sang calon akan hancur. Pemilih yang netral akhirnya akan mempunyai alasan yang kuat untuk tidak memilih sang calon. Lengkaplah sudah inovasi baru yang bisa berbuah blunder ini.

Bagaimana menurut pendapat anda ?

Selengkapnya......

Selasa, 2008 Juni 24

Hati-hati dengan 'Rootkit' !!!


Buat anda yang sudah expert dalam bidang IT security tentu sudah tidak asing lagi dengan kata 'Rootkit', bahkan mungkin bahasan yang ingin saya sajikan dibawah ini tentu sudah agak basi. Tapi biarlah, mungkin artikel ini masih bisa berguna bagi anda yang masih awam atau newbie dalam hal IT Security...(seperti penulis sendiri..hehehehe..!!).

Apaan sih 'rootkit' itu ??

Rootkit adalah kumpulan software yang bertujuan untuk menyembunyikan proses, file dan data sistem yang sedang berjalan dari sebuah sistem operasi tempat dia bernaung. Rootkit awalnya berupa aplikasi yang tidak berbahaya, tetapi belakangan ini telah banyak digunakan oleh malware yang ditujukan untuk membantu penyusup menjaga aksi mereka yang ke dalam sistem agar tidak terdeteksi. Rootkit hadir di beragam sistem operasi seperti, Linux, Solaris dan Microsoft Windows. Rootkit ini sering merubah bagian dari sistem operasi dan juga menginstall dirinya sendiri sebagai driver atau modul kernel.


Kata "rootkit" terdengar di telinga publik bermula pada skandal Sony BMG CD Copy Protection, dimana CD yang dibuat Sony BMG music meletakkan sebuah rootkit di PC Microsoft Windows pada saat pengguna memutar CD di komputer mereka. Sony sebelumnya tidak memperingatkan kepada pengguna akan hal ini di dalam CD mereka maupun di dalam kemasannya.

Jadi pada intinya rootkit ini akan dijadikan semacam 'pintu masuk' oleh attacker untuk mengekploitasi system ataupun data yang ada pada komputer yang bersangkutan. Coba anda bayangkan jika yang berhasil disusupi itu adalah komputer server, maka sudah barang tentu si penyerang akan dengan mudah menaklukan semua komputer client yang tersambung dengan server tersebut. Serem kan...???

Terus bagaimana kita bisa mengetahui keberadaan rootkit ini ? Jika anda menggunakan beberapa antivirus seperti Sophos Anti Rootkit, Norton Symantec, McAfee, AVG, Panda, dll yang selalu ter-update secara berkala tentu anda akan sedikit bernafas lega, karena berdasarkan pengalaman saya rootkit ini bisa terdeteksi secara dini. Tapi bagaimana jika anda tidak menggunakan antivirus yang selalu terupdate secara berkala ? Bukannya menakut-nakuti, tapi sebaiknya mulai dari sekarang anda harus mulai waspada terhadap serangan yang mungkin datang dari luar melalui 'backdoor' ini.

Saya menemukan sebuah aplikasi freeware yang bisa mendeteksi keberadaan rootkit ini, yang bisa membantu anda mendeteksi apakah system anda sudah ter-infeksi atau belum. Software ini bernama 'chkrootkit'. Selain bisa menditeksi lebih dari 50 jenis rootkit yang berbeda, sofware ini akan selalu menditeksi interface jaringan dalam metode promiscuous, lastlog files dan wtmp files bisa dimanage, sehingga sangat mudah untuk menganalisis log. (Sudah dicoba dengan software Ubuntu dan sukses). Berminat untuk mendownload-nya, klik disini.

Berikut ini beberapa rootkit yang bisa dideteksi oleh software ini :
01. lrk3, lrk4, lrk5, lrk6 (&var)
02. Solaris rootkit
03. FreeBSD rootkit
04. t0rn (and variants)
05. Ambient's Rootkit (ARK)
06. Ramen Worm
07. rh[67]-shaper
08. RSHA
09. Romanian rootkit
10. RK17
11. Lion Worm
12. Adore Worm 54. Shkit rootkit
13. LPD Worm 55. AjaKit rootkit
14. kenny-rk 56. zaRwT rootkit
15. Adore LKM 57. Madalin rootkit
16. ShitC Worm 58. Fu rootkit
17. Omega Worm 38. Slapper A, B, C and D 59. Kenga3 rootkit
18. Wormkit Worm 39. OpenBSD rk v1 60. ESRK rootkit
19. Maniac-RK 40. Illogic rootkit 61. rootedoor rootkit
20. dsc-rootkit 41. SK rootkit 62. Enye LKM
21. Ducoci rootkit 42. sebek LKM 63. shv5
22. x.c Worm
23. RST.b trojan
24. duarawkz
25. knark LKM
26. Monkit
27. Hidrootkit
28. Bobkit
29. Pizdakit
30. t0rn v8.0
31. Showtee
32. Optickit
33. T.R.K 54.
34. MithRa's Rootkit
35. George
36. SucKIT
37. Scalper
38. Slapper A, B, C and D
39. OpenBSD rk v1
40. Illogic rootkit
41. SK rootkit
42. Sebek LKM
43. Romanian rootkit
44. LOC rootkit
45. shv4 rootkit
46. Aquatica rootkit
47. ZK rootkit
48. 55808.A Worm
49. TC2 Worm
50. Volc rootkit
51. Gold2 rootkit
52. Anonoying rootkit
53. Shkit rootkit
54. AjaKit rootkit
55. zaRwT rootkit
56. Madalin rootkit
57. Fu rootkit
58. Kenga3 rootkit
59. Kenga3 rootkit
60. ESRK rootkit
61. rootedoor rootkit
62. shv5

Setelah di-download cobalah buat sebuah folder sembarang, lalu ekstrak lah file hasil download tadi di folder tersebut, lalu eksekusi-lah beberapa command dibawah ini :
# ./chrootkit (chec Rootkit di root paling awal)
atau
# ./chrootkit -p /mnt/cdrom (Check Rootkit di mount cd-rom)
atau
# ./chrootkit -r /mnt/hda5 (Check Rootkit di mount point area :)

Semoga informasi ini bisa bermanfaat !!

Selengkapnya......

Rabu, 2008 Juni 04

Mengatasi Rasa Takut di Tempat Kerja


Takut gagal menyelesaikan tugas, takut dimarahi atasan, takut tidak dihargai, takut tidak didengar, takut dipecat. Semua rasa takut ini menghambat kenyamanan kerja, produktivitas kerja, dan kualitas kerja. Rasa takut di tempat kerja perlu dikelola untuk meminimumkan dampak destruktifnya. Jika prosedur kerja ada aturannya, budgeting dan planning ada petunjuknya, pengukuran prestasi kerja ada tolok ukurnya, tidak demikian dengan pengelolaan rasa takut.

Pemimpin di sebuah perusahaan (dari pimpinan puncak sampai pimpinan tingkatan yang paling dekat dengan kegiatan di lapangan) seringkali tidak memperoleh petunjuk untuk mengatasi rasa takut ini. Artikel ini mencoba untuk memberikan gambaran mengenai alasan mengapa rasa takut di tempat kerja penting untuk dikelola, jenis-jenis rasa takut yang ada, dan strategi yang bisa diterapkan oleh seorang pemimpin untuk mengatasi rasa takut di tempat kerja.


PERLUNYA MENGATASI RASA TAKUT
Menurut para ahli psikologi, rasa takut adalah perasaan negatif yang timbul akibat teridentifikasinya sebuah stimulus (misalnya bahaya). Rasa takut ini seringkali diikuti dengan adanya perubahan fisiologis, kognitif, dan tingkah laku (Kleinknecht, 1986). J. Gerald Suarez dalam artikelnya ”Managing Fear in the Workplace” mengakui bahwa rasa takut tidak bisa dihindari, tapi bisa dikelola sehingga tidak memberikan dampak yang destruktif bagi orang yang memiliki rasa takut tersebut, dan juga perusahaan tempat orang tersebut bekerja.

Pengelolaan rasa takut dapat memberi kenyamanan kerja sehingga karyawan bisa bekerja dengan baik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Pengelolaan rasa takut juga penting dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, mempertahankan kualitas kerja, memacu perbaikan berkelanjutan, memotivasi terjadinya inovasi, yang tentunya semua ini diarahkan untuk mendatangkan profit yang berkelanjutan.

Andi, seorang kepala proyek usaha konstruksi, yang takut tidak mencapai target yang telah ditetapkan, bersedia melakukan apa pun untuk menghilangkan rasa takut tersebut. Ia menekan anak buahnya untuk mem-bypass prosedur yang berlaku, menyingkat proses kerja dengan mengurangi penggunaan dan pengelolaan bahan-bahan bangunan yang diperlukan, sehingga pekerjaan bisa dikerjakan dengan lebih cepat dan dengan biaya yang dapat ditekan serendah mungkin. Secara membabibuta semua ini dilakukan untuk memenuhi target sehingga ia terhindar dari rasa takut ”dimarahi”, ”dipermalukan”, dan ”dipecat’. Namun, tindakan yang tidak sesuai prosedur ini tentu saja dapat membahayakan bangunan yang sedang dikerjakan. Akibatnya, jika bangunan tidak dikerjakan menurut prosedur yang ditetapkan dengan bahan-bahan yang lengkap, bahaya akan mengancam, tidak hanya bagi klien tetapi juga bagi perusahaan dan masyarakat umum pemakai gedung.

Dari kasus Andi dapat terlihat bahwa rasa takut menghilangkan kenyamanan kerja, membatasi komunikasi antara pimpinan dan anak buah, dan antara sesama karyawan, Rasa takut juga memacu tindakan negatif (pemberontakan, persaingan tidak sehat, dan tindakan menyenangkan pimpinan dengan risiko apa pun, termasuk risiko yang merugikan sesama rekan kerja, dan juga pelanggan). yang dilakukan untuk menghilangkan rasa takut tersebut. Walalupun sering tidak terasa, rasa takut merupakan faktor destruktif yang bisa seara diam-diam membunuh kualitas kerja, kreativitas, dan inovasi.

JENIS-JENIS RASA TAKUT
Keberanian muncul bukan karena ketiadaan rasa takut, keberanian timbul karena adanya kemampuan mengelola rasa takut. Langkah pertama untuk mengelola rasa takut di tempat kerja adalah mengenali jenis-jenis rasa takut yang ada di tempat kerja. Berikut ini adalah beberapa contoh rasa takut yang ada di tempat kerja.

Takut Gagal
Donny bekerja di sebuah perusahaan teknologi informasi. Ketika diminta untuk mengkoordinasi peluncuran produk baru, Donny menolak karena ia tidak berani mengambil risiko gagal. Akibatnya, ia tidak berani mencoba, tidak berani membuat keputusan, dan tidak berani menggunakan kreativitas dan memunculkan ide-ide inovatifnya yang merupakan kekuatan Donny selama ini.

Takut Sukses
Sebaliknya, Tuti yang diajukan untuk promosi jabatan menjadi supervisor yang membawahi teman-temannya yang selama ini bekerja sama dengan dia, menolak kesempatan baik tersebut. Alasan Tuti adalah takut dimusuhi teman-temannya karena kesuksesan yang diraih.

Takut Perubahan
Ketika diumumkan oleh pimpinan sebuah perusahaan akan adanya pergantian sistem dari sistem yang lebih banyak meng andalkan komunikasi lewat telepon dan komunikasi melalui surat dan dokumen, menjadi sistem komputerisasi dan web yang lebih berorientasi pada kecepatan informasi dan pengurangan kertas kerja, banyak karyawan yang menolak. Mereka mengemukakan berbagai alasan untuk tidak mengadopsi sistem baru tersebut. Mereka takut tidak bisa menggunakan sistem baru tersebut, karena ketidaktahuan, dan juga karena sudah merasa nyaman dengan sistem yang lama sehingga mereka merasa tidak perlu lagi mempelajari sistem baru yang belum bisa dipastikan efektivitasnya.

Takut Bicara
Karena perangai atasan yang cepat naik darah, dan tidak menghargai pendapat anak buah, Nuniek menjadi takut bicara. Walaupun pimpinan menanyakan pendapatnya, tapi pendapat ini tidak pernah digubris. Akibatnya, ia tidak lagi mau memberikan pendapat, dan memikirkan solusi dari masalah yang dihadapi perusahaan. Ia hanya menyetujui saja apa yang telah diputuskan, dan mengerjakan pekerjaan yang diberikan tanpa disertai rasa semangat. Jika Nuniek melakukan kesalahan pun atau menghadapi masalah, ia tidak berani mengatakannya pada atasan. Dengan berbagai cara ia mencoba menghilangkan ”kesalahan” misalnya dengan menghapus data, atau membuat laporan yang ”tidak benar” hanya untuk menyenangkan atasannya sehingga atasan tidak marah. Akibatnya tentu saja kualitas kerja yang tidak optimal, bahkan makin lama makin menurun sehingga merugikan perusahaan.

MENGEVALUASI RASA TAKUT
Rasa takut sulit terdeteksi secara kasat mata, karena seringkali ditutupi oleh karyawan. Seorang pimpinan perlu melakukan evaluasi terhadap rasa takut yang ada di perusahaan ataupun di unit yang dipimpinnya sehingga ia bisa mengambil tindakan untuk mengelola rasa takut tersebut. Pertanyaan-pertanyaan berikut kiranya penting untuk diajukan untuk membantu seorang pimpinan untuk mengevaluasi adanya rasa takut.

Identifikasi Harapan
Rasa takut muncul karena ketiadaan harapan. Untuk itu harapan perlu diciptakan dan dikenali. Berdiskusilah dengan karyawan baik secara formal dalam sebuah rapat bulanan ataupun secara tidak formal ketika sedang makan siang bersama. Misalnya Anda bisa mencoba mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut: Apakah Anda yakin visi dan misi perusahaan sudah dipahami dengan baik oleh karyawan, sehingga mereka juga bisa mencari kesesuaian antara visi-misi perusahaan dengan tujuan hidup mereka? Apakah Anda tahu apa yang mereka harapkan dari Anda sebagai pimpinan mereka? Pertanyaan-pertanyaan ini perlu Anda jawab untuk mengenali harapan-harapan karyawan terhadap Anda, terhadap perusahaan, dan terhadap masa depan mereka sendiri. Harapan-harapan ini akan memberikan motivasi bagi karyawan untuk mengenal masa depan dengan lebih baik dan mengatai rasa takut.

Identifikasi Hambatan
Rasa takut juga bisa muncul karena adanya hambatan untuk mencapai prestasi. Untuk itu jawaban yang perlu Anda cari adalah: Apa yang menjadi hambatan bagi karyawan untuk mencapai target yang ditentukan? Apakah karena kurang pengetahuan, kurang keterampilan, fasilitas yang tidak memadai, ataupun target yang terlalu tinggi ataupun waktu pencapaian yang terlalu singkat ?

Identifikasi Rasa Percaya
Alasan lain munculnya rasa takut adalah hilangnya kepercayaan baik dari Anda sebagai pimpinan, dan juga dari karyawan. Pertanyaan-pertanyaan berikut bisa membantu untuk mengidentifikasikan apakah rasa percaya itu memang tidak ada: Apakah karyawan Anda percaya pada kemampuan Anda? Apakah Anda percaya pada kemampuan mereka? Sejauh mana Anda percaya akan kemampuan mereka? Beranikah Anda mendelegasikan beberapa hal untuk dilakukan dan diputuskan karyawan? Jika tidak, apa alasannya, dan bagaimana caranya menumbuhkan rasa percaya tersebut.

Identifikasi Komunikasi
Rasa takut juga bisa muncul karena kurangnya atau terhambatnya komunikasi, dan ketidakjelasan informasi. Apakah Anda sering bersedia mendengarkan masukan dari karyawan? Apakah Anda bersedia mendengarkan masukan dari karyawan? Seberapa seringkah Anda mendapat masukan dari karyawan? Seberapa seringkah karyawan menceritakan masalah mereka pada Anda? Jawaban yang Anda temukan dari pertanyaan-pertanyaan ini memberikan gambaran mengenai komunikasi di tempat kerja. Jika memang komunikasi yang menjadi hambatan, Anda bisa mencoba untuk memperbaikinya dengan bersikap lebih terbuka dan lebih bersedia mendengarkan (bukan hanya didengarkan).

Identifikasi Pelatihan
Rasa takut bisa muncul karena kurang pengetahuan dan keterampilan. Untuk itu Anda perlu mencari tahu kualifikasi karyawan untuk melakukan pekerjaan: Apakah karyawan memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaan yang ditugaskan? Apakah karyawan memiliki keterampilan yang dibutuhkan? Pelatihan apa yang diperlukan karyawan untuk membekali mereka agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan.

MENGELOLA RASA TAKUT
J. Gerard Suarez, PhD, pakar Total Quality Management, mengusulkan tiga faktor yang perlu diciptakan untuk menumbuhkan lingkungan yang kondusif untuk mengelola rasa takut.

Kepemimpinan
Untuk mengelola rasa takut, seorang pemimpin perlu menciptakan kondisi lingkungan di mana karyawan dapat mengemukakan pendapat, ide, dan masalah-masalah mereka tanpa rasa takut dimarahi, disepelekan, dan direndahkan. Ciptakan forum komunikasi karyawan, adakah diskusi secara periodik dengan karyawan, berikan dorongan bagi mereka untuk menyatakan pendapat, memberikan masukan bagi kebaikan bersama. Setelah mendengar masukan dari karyawan, seorang atasan perlu menanggapi masukan tersebut secepatnya. Tanpa tindakan untuk menanggapi masukan ini, karyawan akan segan menyatakan pendapat, karena mereka merasa pendapat mereka akan sia-sia.

Kepercayaan
Faktor kedua yang penting adalah rasa percaya. Jika karyawan mengerti bahwa pimpinan mereka memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memberi masukan, melakukan perbaikan, maka mereka akan menjadi lebih percaya diri dan lebih termotivasi untuk mencoba hal-hal baru yang tentunya berguna bagi perusahaan. Rasa percaya ini juga merupakan kondisi yang penting untuk menggalang komunikasi dan kerja sama baik antarpimpinan dan karyawan, maupun antarkaryawan. Rendahnya rasa percaya akan mengarah pada ketidakpastian dan rasa takut.

Visi

Faktor ketiga yang perlu diperhatikan adalah visi. Visi memberikan gambaran akan masa depan yang diharapkan. Visi yang jelas juga memberikan petunjuk bagaiman masa depan bisa dicapai. Visi juga mendorong pemikiran dan perencanaan jangka panjang. Dengan perencanaan yang tepat, karyawan menjadi lebih percaya diri untuk menghadapi masa depan, sehingga mereka lebih nyaman untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Mengelola rasa takut tidak bisa dilakukan dalam semalam, perlu investasi dalam waktu, tindakan yang konsisten, dan komunikasi dalam mengelola rasa takut. Kunci dari mengelola rasa takut adalah kepemimpinan yang terbuka, kepercayaan dan visi untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi pencapaian tujuan bersama.

Sumber :
http://www.sinarharapan.co.id
Penulis : Roy Sembel, Direktur MM Finance Plus, Universitas Bina Nusantara

Selengkapnya......

Minggu, 2008 Mei 18

Seharian di Margo City (Hampir Sial dan Uji Nyali Anak)


Mengajak anak dan istri untuk sekedar berjalan-jalan di hari libur adalah salah satu hobby saya akhir-akhir ini. Aktivitas ini menjadi semacam obat penyegar rohani bagi saya setelah menjalani rutinitas kerja yang cukup menyita waktu dan melelahkan. Akhirnya setelah menimbang jarak tempuh dan lokasi tujuan yang tidak terlalu jauh dari rumah tinggalku, akhirnya di Minggu pagi, 18 Mei 2008 saya memutuskan untuk mengajak anak dan istriku untuk mengunjungi sebuah Mall baru yang saat ini menjadi icon penting bagi sebagian besar warga Depok yaitu Margo City. Mal ini berhadapan 'head to head' dengan Mal besar terkenal lainnya di kota Depok yaitu Depok Town Square(Detos). Cuman sayang keberadaan 2 Mal ini tidak didukung dengan adanya jembatan penyeberangan yang bisa memudahkan pengunjung untuk mengakses kedua Mal tersebut dari dua arah jalan. Saat ini jika pengunjung mau berpindah lokasi kunjungan masih harus bergerilya di tengah padatnya arus lalu lintas dua arah di jalan Margonda Raya Depok.

Dengan pertimbangan kemudahan dan luas lahan parkir kendaraan, akhirnya kami memutuskan untuk memarkir kendaraan kami di Margo City. Singkat cerita akhirnya kami pun dengan nyaman menjelajahi setiap sudut Mal itu yang ternyata cukup luas juga. Seperti biasa Game Center adalah lokasi utama yang tidak bisa dilewatkan kedua anak saya. Sebagai orang tua saya 'nrimo' aja dengan keinginan mereka, sekalian icip-icip dikit..maklum jaman Bapa-nya kecil dulu, mana ada maenan kaya gitu..hahahaha...Tak ada yang sesuatu aneh dengan Mal ini bahkan secara sepintas suasananya mirip dengan Citos (Cilandak Town Square).

Hampir Sial
Ketika waktu menjelang jam tengah hari, ada satu kebutuhan jasmani hakiki yang biasanya muncul di jam-jam tersebut. Apalagi kalo bukan urusan 'perut' yang sudah saatnya minta di re-charge ulang. Kami pun memutuskan untuk turun ke lantai yang lebih bawah untuk mencari tempat makan dengan menggunakan eskalator. Sesaat turun dari eskalator di lantai dasar Margo City, istri saya dihampiri seorang pramuniaga pria muda yang sopan, yang lantas memberikan sebuah hadiah sebotol pembersih kaca. Dengan segala bujuk rayu yang awalnya tidak kita tanggapin dengan serius, akhirnya kami mau juga menyempatkan diri untuk menyimak demo produk mereka yang berupa kompor listrik ber merk Aowa yang konon katanya digunakan oleh Rudi Haerudin pada acara 'Foody with Rudi' . Didorong rasa lapar yang mulai menyerang, sebetulnya saya ingin segera meninggalkan tempat itu, apalagi melihat produk yang di-demo-kan ! (bagian mana sih dari kompor yang menarik bagi laki-laki..hehehehe..!). Namun ketika melihat betapa antusiasnya istri saya melihat kecanggihan kompor listrik itu, akhirnya saya pun mengalah !

Ketika selesai mendemokan produknya si pramuniaga tersebut kemudian menyuruh kami untuk menebak harga kompor tersebut dan jika tepat jawabannya akan di berikan bonus bell pintu wireless. Si Pramuniaga tersebut memberikan range harga antara 2 sampai 10 juta rupiah. Istri saya menjawab harganya sekitar 2,3 juta sedangkan saya menebak harga-nya 3,5 juta rupiah. Kemudian dia bilang kurang tepat tapi masih ada bonus tambahan dengan mencabut undian secara langsung. Dari 3 amplop undian yang disodorkan, saya mengambil satu pada bagian paling kanan dengan setelah dibuka isi-nya 'Silahkan coba lagi..!' Pada kesempatan berikutnya istri menyuruh anak saya yang paling besar untuk mengambil amplop undian lagi, dan setelah dibuka...ahaaa..ternyata kami mendapatkan hadiah kompor listrik tersebut yang kata si pramuniaga tadi berharga Rp.8,2 juta rupiah. Siapa sih orangnya yang tidak akan antusias ketika menerima hadiah semahal itu, namun sesaat hati kecil saya bertanya-tanya..'kok bisa semudah itu sih..??!!..'

Beberapa rekan si pramuniaga tersebut secara spontan merubung kami dan mengucapkan selamat kepada saya dan istri saya, kemudian dengan gaya yang atraktif si pramuniaga itu tersebut menghubungi via telepon ke seseorang yang diakui sebagai atasannya. Melalui telepon itu istri saya diajak berbicara cukup lama dengan seseorang yang bernama Antonius, sayang saya tidak bisa menyimak dengan jelas isi pembicaraan antara istri saya dengan orang yang bernama Antonius itu. Namun melihat roman muka istri saya yang sangat 'excited' sekali, akhirnya saya pun ikut larut juga dengan kegembiraan istri saya itu. Kemudian kami diajak duduk kembali dan ditawari berbagai produk dan kesediaan untuk di foto sebagai pemenang kompor listrik. Pada akhirnya si pramuniaga tersebut menyuruh kami untuk membeli salah satu produk mereka sebagai salah satu syarat pengambilan hadiah, dan salah satu barang yang harus kami beli yaitu sebuah Pressure Cooker dengan harga Rp.4.980.000,-. Gilaaaaa...jika barang tersebut itu adalah sebuah microwave mungkin harga itu tidak akan membuat saya terperangah, namun jika harga itu untuk sebuah Cooker...??? (Setahu saya sebuah cooker yang canggih sekalipun harga-nya paling banter berkisar Rp. 850.000,-). Sedikit timbul rasa curiga di benak saya, namun saya diamkan karena tidak ingin menyinggung perasaan istri saya yang sedang gembira.

Tapi rupanya perasaan curiga ini, sama dirasakan oleh istri saya juga. Karena setelah ngalor ngidul selama satu jam lebih ditempat itu, pada intinya kami tidak dapat mengambil hadiah kompor listrik canggih itu, kalau tidak membeli salah satu produk mereka yang kisaran harga-nya diatas 5 juta. Coba anda bayangkan sendiri betapa gila harga yang mereka tawarkan untuk sebuah vacum cleaner senilai Rp. 5.980.000,-. Dengan manisnya mereka juga menawarkan discount jika belanja menggunakan kartu kredit atau kartu debit ber-logo Visa. Tapi karena memang dari awal kami tidak tertarik untuk membeli satu pun produk yang mereka jual, disamping itu dengan bertambah besarnya rasa curiga terhadap harga selangit yang mereka tawarkan, akhirnya kami pun segera angkat kaki dari tempat itu sebelum terpedaya lebih jauh. Dengan melupakan harapan memperoleh hadiah kompor induksi listirk seharga Rp. 8,2 juta rupiah..!!!??!!.

Kurang beruntung juga kami pada hari itu, karena harus menunda rasa lapar selama hampir dua jam hanya untuk mengikuti strategi penjualan 'sialan' mereka yang cukup rapih itu. Namun ada hal yang patut disyukuri dari kejadian itu, yaitu kami jadi lebih waspada jika menerima bujuk rayu dari pramuniaga 'sialan' di tempat-tempat umum lainnya.

Walau sebetulnya saya lihat banyak cafe dan tempat makan yang keliatannya cukup 'cozy' di lantai dasar Margo City ini, namun karena letaknya tidak jauh dari lokasi 'sial' itu. Bisa rusak selera makan kami, jika pada saat makan sambil melihat tingkah polah mereka yang telah berupaya memperdaya kami. Akhirnya kami memutuskan untuk mencari tempat makan di Detos saja, walau sebelumnya kami harus berjuang menahan panas dan harus bergerilya di tengah padatnya arus lalu lintas di jalan Margoda Raya. Beruntung juga akhirnya kami memperoleh tempat makan yang cukup nyaman dan anak-anak pun cukup menyukai tempat itu.

Uji Nyali Anak
Pada saat melintasi area antara Margo City dan Detos saya melihat suatu lokasi menarik yang berada tepat di samping kanan depan Margo City. Karena berada di lokasi alam terbuka, saya sengaja mengatur agar bisa masuk ke lokasi itu pada saat matahari sudah tidak terlalu terik. Di lokasi ini kita bisa menemukan wahana bermain yang sebetulnya cukup ekstrim. Wahana tersebut antara lain untuk olahraga Skateboard, Basket on the Cage, Wall Climbing, Flying Fox, dan Mini Moto Trail Rider.

Ada maksud tertentu yang hendak saya ujikan kepada dua anak saya kali ini. Maklum sebagai anak yang lahir di kota besar, kedua-nya saya nilai masih kurang mendapatkan tantangan atau setidaknya uji nyali yang berguna dalam memperkuat mental mereka. Berbeda sekali dengan 'Bapak-nya' yang notabene lahir sebagai anak kampung yang terbiasa mendapat tantangan uji nyali dari alam sekitar. Tentu bagi anak kampung bukan hal aneh lagi jika harus bergelayutan di pohon yang tinggi, atau harus berenang di arus sungai yang deras. Pokok-nya bagi anak kampung tantangan uji nyalinya lebih ril tanpa rekayasa, dan jauh lebih ekstrim.

Kepada kedua anak saya saya tawarkan dua permainan yang salah satunya cukup ekstrim, yaitu bermain Flying Fox dan naik motor mini trail mengelilingi tempat itu. Sebetulnya saya berharap agar si Sulung mau bermain di dua permainan tersebut, namun justru saya dibuat terkejut dengan keberanian si bungsu yang dengan tegas mengatakan berani bermain di dua permainan tersebut. Beda dengan si sulung yang hanya berani bermain mini trail mengelilingi lokasi tersebut. Seketika istri saya sedikit memprotes tantangan saya ini, maklum si bungsu ini baru genap berusia 4 tahun di bulan pebruari lalu. Tapi setelah melihat tekad si bungsu yang tetap gigih dan berani menerima tantangan, akhirnya istri saya merelakan si bungsu beraksi. (Perlu diketahui bahwa permainan fying fox ini cukup menantang juga, karena si anak harus meluncur di tali sambil tergantung dari tempat setinggi kurang lebih 10 meter ke tempat lain yang lebih rendah sejauh kurang lebih 300 meter). Saya yakin orang dewasa sekalipun belum tentu semuanya mau mencoba permainan ini.
Ini dia aksi si bungsu :
Bravo nak..! Nilai sempurna untukmu atas uji nyali kali ini.. .Papa salut..deh..!! Aksi si bungsu berikutnya pun tambah berani. Jika saja dia sudah bisa mengendarai sepeda, saya yakin dia mau mengendarai sepeda motor trail mini sendirian. Buat si Aa masih ada PR nak..!, lain kali jangan pernah takut sama ketinggian lagi ya..nak..!!











Selengkapnya......

Senin, 2008 Mei 05

Mengurangi Ancaman Keamanan Dari Dalam


Orang dalam merupakan salah satu ancaman bagi sekuriti, dan sebagian besar terjadi setelah mereka berhenti bekerja. Penipuan oleh orang dalam terjadi karena tiga hal kesempatan, kemauan, dan rasionalisasi. Kontrol yang efektif harus memperhatikan ketiga hal tersebut. Berikut ini cara-cara untuk mengontrol dan mengurangi kesempatan mereka untuk menipu Anda.

Aturan Sekuriti TI
Tinjau aturan sekuriti TI mengenai account dan user dengan hak akses administratif, seperti domain administrator, application administrator, dan DBA(Data Base Administrator). Pastikan aturan itu ada dan menerangkan dengan jelas bagaimana akses diminta, justifikasi, dan disetujui, dan pastikan aturan ditinjau secara rutin. Tanpa ini, hanya sedikit dasar manajemen hak akses.

Aturan untuk mengelola hak account belum lengkap tanpa laporan yang berhubungan. Laporan password sering kali mencakup topik seperti kapan password di-update, semua update yang gagal, dan individu mana yang melakukan pekerjaan dengan account bersama.

Aturan harus mempunyai tujuan untuk menghentikan aktivitas user yang jelas-jelas berbahaya. Pastikan semua karyawan tetap/kontrak, dan user lain tahu bahwa mereka bertanggung jawab untuk mengikuti aturan sekuriti TI, praktik, dan panduan relevan yang sesuai dengan peran mereka.

Account dan Akses “Super-user”
Penting untuk mengetahui tingkat ekpos organisasi Anda yang berhubungan dengan akses. Tentukan jumlah account dan user yang mempunyai hak akses khusus. Buat daftar semua account dengan akses yang ditingkatkan ke jaringan, aplikasi, data, dan fungsi administrator. Masukkan semua account komputer (mesin), yang sering kali terlewatkan. Dengan ini, pastikan akses ditinjau dan memang perlu/sesuai. Salah satu cara terbaik adalah dengan meninjau akses secara reguler dan lihat bahwa “pemilik” data dan sistem telah secara jelas disetujui.

Account dan Password Standar
Pastikan semua account administratif di-update sesuai aturan. Jangan ada perangkat yang menggunakan password default. Ada banyak informasi yang tersedia di luar sana mengenai nama account default beserta password default suatu perangkat. Beberapa account dibuat dengan password yang sama dengan nama account. Ini merupakan sasaran empuk. Masa kadaluarsa password juga penting, dan disable beberapa account yang hanya bersifat temporer. Account karyawan kontrak dan konsultan sering kali masih ada setelah mereka tidak bekerja di situ lagi.

Kontrol Akses Password
Kontrol akses password ke account yang mempunyai hak akses administratif. Ini mungkin kedengarannya sudah pasti, tapi berbagi akses ke, dan memberitahu password tidak selalu terkontrol. Catatan offline atau data terbuka, seperti e-mail berisi password, tidak boleh ada. Meskipun password disimpan dalam file yang terenkripsi, itu tetap tidak dianjurkan. Kasus terburuk, password ke file tersebut tidak terkontrol.

Account Service, Alias Account “Mesin”
Account service bisa dijalankan dengan hak akses yang dinaikkan dan digunakan untuk maksud jahat. Account ini biasanya tidak diperuntukkan ke user manusia dan tidak dimasukkan dalam proses penyetujuan atau pengelolaan password konvensional. Account ini lebih mudah disembunyikan dibanding pemantauan akses nonmanusia. Pastikan semua account service hanya mempunyai akses yang diperlukan. Account ini harus ditinjau secara periodik, karena mereka sering kali mempunyai kemampuan super user. Sering kali mereka terlalu banyak account ada, tapi tidak digunakan.

User dan Fungsi Risiko Tinggi
Beberapa organisasi secara aktif memonitor fungsi tertentu di mana risiko perkerjaan lebih tinggi untuk mengidentifiasi perilaku yang “tidak bisa diterima”. Banyak bisnis mempunyai fungsi kritikal, di mana risiko kejahatan lebih tinggi. Sebagai contoh, manajer purchasing mempunyai akses ke data penting yang direncanakan untuk bersaing dengan kompetitor. Pada kasus ini, akses diotorisasi, tapi bisa saja disalahgunakan. Merotasi pekerjaan dan tugas dan memberi waktu libur sering kali menjadi solusi pada bagian dengan risiko tinggi.

Program Sadar Sekuriti
Setiap karyawan atau user bisa menjadi ancaman. Sangat penting untuk mengimplementasikan program sadar sekuriti yang mencakup semua topik di atas dan harus ditegakkan. Banyak solusi sederhana untuk memastikan semua user telah membaca dan menyetujui aturan. Tool untuk melakukannya adalah pesan sign-on yang ditampilkan pada saat login, yang meminta user untuk menyatakan persetujuannya dengan mencentang check-box “diterima”. Kesadaran yang berkelanjutan bisa membantu implementasi sekuriti.

Pemeriksaan Latar Belakang
Ajukan pertanyaan untuk mengetahui perilaku dan sikap yang perlu diwaspadai, seperti:
  • Historis pekerjaan tanyakan alasan meninggalkan pekerjaan, lamanya tidak bekerja.
  • Kejujuran bisa dilihat dari kesesuaian bio data yang ditulis.
  • Masalah karakter/sikap kurangnya hubungan dengan rekan kerja dan/atau atasan.
  • Perilaku seperti frustasi, masalah dengan yang berwajib, curiga atau paranoid, atau ketidakinginan untuk menerima perubahan.
Pencatatan Event
Manajemen event sekuriti menyediakan penggunaan dan aktivitas secara real time. Daftar lengkap dan akurat tentang user dan aktivitas mereka sangat penting untuk analisis insiden dan pengembangan prosedur sekuriti tambahan. Yang menjadi kunci penting adalah metode yang digunakan untuk mendapat-kan akses, tingkat akses, dan aktivitas terdahulu. Supaya catatan memadai, tingkatkan pencatatan penggunaan untuk area dan service yang risikonya lebih tinggi.

Bukti
Manajer harus familiar dengan beragam perangkat penyimpanan yang digunakan dan juga mempunyai tingkat pengetahuan “sidik jari” yang cukup jika ada sesuatu yang mencurigakan. Ini bisa header, data cookie, data penggunaan, data OS tersembunyi, dan seterusnya. Tidak sulit untuk mengambil file rahasia dari sistem perusahaan dan menyimpan mereka ke flash drive, yang bisa disamarkan sebagai pulpen, jam digital, kamera digital, personal digital assistant (PDA), atau telepon selular. Beberapa penyelidik tidak melakukan apapun selain mengumpulkan dan menganalisis informasi dari telepon selular, karena mereka berisi voice mail, pesan teks, file alamat, nomor telepon, dan daftar telepon yang tidak terangkat, diterima, dan dilakukan. Jika ada aktivitas mencurigakan, bukti tersebut harus disimpan dan dijaga sama ada keputusan.

Pengamanan Secara Fisik
Setiap kelas jaringan mengajari model jaringan OSI dan/atau DoD, dan kita semua tahu bahwa semuanya dimulai dari bawah. Hal yang sama juga berlaku pada sekuriti TI, di mana sekuriti fisik merupakan dasar dari keseluruhan pengamanan yang dilakukan. Tidak sedikit perusahaan yang terpesona dengan beragam fitur software sekuriti, tapi melewatkan keamanan fisik. Sekuriti jaringan dimulai dari tingkat fisik. Semua firewall di dunia tidak akan bisa menghentikan penyusup yang bisa mendapatkan akses fisik ke jaringan dan komputer Anda. Kita lihat pengamanan fisik yang harus diimplementasikan, jika Anda belum melakukannya.

Kunci Ruang Server
Sebelum Anda mengunci server, bahkan sebelum Anda menyalakan mereka untuk kali pertama, pastikan pintu ruang server mempunyai kunci yang baik. Tentu saja, kunci terbaik di dunia pun tidak ada gunanya jika tidak digunakan, jadi ada harus ada aturan juga yang mewajibkan untuk mengunci pintu jika tidak ada orang, dan harus disebutkan juga siapa yang mempunyai kunci atau kode untuk masuk. Ruang server merupakan jantung jaringan Anda, dan orang dengan akses fisik ke server, switch, router, kabel, dan perangkat lainnya dalam ruang tersebut, bisa melakukan kerusakan besar.

Lakukan Pengawasan
Mengunci pintu ruang server merupakan langkah pertama yang baik, tapi seseorang bisa membobolnya, atau orang yang berwenang menyalahgunakan otoritasnya. Anda harus tahu siapa yang masuk dan keluar dan kapan. Untuk mengetahuinya, Anda bisa menyediakan buku catatan keluar dan masuk, tapi ini banyak kekurangannya. Orang dengan maksud jahat sudah pasti tidak akan mengisinya.

Solusi yang lebih baik dari buku catatan adalah sistem otentikasi yang dipadukan dengan perangkat pengaman, sehingga diperlukan smart card, token, atau biometric scan untuk membuka ruangan dan dibuat catatan untuk mengidentifi kasi setiap orang yang masuk. Sebagai pelengkap buku catatan atau sistem akses elektronik, Anda bisa menggunakan kamera pengawas supaya bisa melihat orang yang masuk dan keluar.

Kamera pengawas bisa memonitor secara kontinyu, atau mereka bisa menggunakan teknologi pendeteksi gerak supaya mereka hanya merekam ketika ada gerakan manusia. Kamera bahkan bisa mengirim e-mail atau sms ke ponsel untuk memberitahu jika ada gerakan pada waktu yang tidak seharusnya (misalnya setelah jam kerja).

Pastikan Perangkat yang Paling Kritikal Ada dalam Ruangan yang Terkunci
Jangan lupa, bukan hanya server yang khawatirkan. Hacker bisa menghubungkan laptop ke hub/switch dan menggunakan software pengintai untuk menangkap data yang melalui jaringan. Pastikan perangkat jaringan Anda dalam ruangan yang terkunci.

Gunakan Rak Server
Penempatan server dengan rak tidak hanya menghemat ruangan; mereka juga lebih mudah diamankan. Server bisa dikunci dalam lemari rak, di mana lemari tersebut bisa dibaut ke lantai sehigga keseluruhan server dalam lemari rak tidak bisa dipindah, apalagi dicuri.

Jangan Lupakan Workstation
Hacker bisa menggunakan komputer yang terhubung ke jaringan untuk mengakses atau menghapus informasi penting perusahaan Anda. Workstation pada meja kosong atau kantor kosong (misalnya karyawan sedang cuti atau berhenti dari perusahaan) atau pada tempat yang mudah diakses oleh orang luar, misalnya meja resepsionis, sangat rentan.

Putuskan dan/atau pindahkan komputer yang tidak terpakai dan/atau kunci pintu ruangan, termasuk jika karyawan tidak masuk karena sakit misalnya. Jika komputer harus berada di tempat terbuka, yang kadang tidak bisa terpantau, lengkapi dengan smart card atau biometric reader sehingga orang yang tidak berwenang lebih sulit untuk masuk.

Jangan Sampai Penyusup Membuka Casing
Baik server dan workstation harus dilindungi dari pencuri yang bisa membuka casing dan mengambil harddisk. Lebih mudah membawa harddisk dan memasukkannya ke dalam kantong dibanding membawa keseluruhan CPU. Banyak komputer yang dilengkapi dengan kunci casing supaya casing tidak bisa dibuka tanpa kunci. Jika tidak ada, Anda bisa membelinya di toko komputer terdekat.

Lindungi Perangkat Portabel
Laptop dan komputer handheld mempunyai risiko keamanan tersendiri. Orang bisa dengan mudah mencurinya, termasuk semua data yang tersimpan di dalamnya dan juga password jaringan yang mungkin disimpan. Jika karyawan menggunakan laptop di mejanya, mereka harus membawanya jika pergi atau menguncinya ke tempat permanen dengan kabel kunci.

Meskipun ini tidak seratus persen melindungi laptop Anda dari pencuri, tapi sebagian besar dari mereka akan pergi jika sasarannya tidak mudah. Setiap rintangan yang Anda pasang akan mempersulit pencuri.

Handheld bisa dikunci dalam laci atau kotak pengaman atau masukkan saja ke dalam saku dan bawa setiap kali Anda perg Ada juga alarm sensor gerak yang akan memberi peringatan jika portable Anda dipindah. Untuk perangkat portabel yang berisi data penting, lengkapi pengamanan fisik dengan enkrips biometric reader, dan software yang “menelepon rumah” jika laptop yang dicuri terhubung ke Internet.

Simpan Back-up
Mem-back-up data merupakan langkah paling penting dalam pemulihan data, tapi jangan lupa bahwa informasi pada back-up tape, disk, atau disk tersebut bisa dicuri dan digunakan oleh orang luar. Banyak administrator TI yang menyimpan backup tersebut di sebelah server pada ruang server. Namun, paling tidak mereka harus dikunci dalam laci atau kotak pengaman. Idealnya, back-up harus disimpan di tempat lain, dan And harus memastikan mereka aman di tempat tersebut. Jangan lupakan bahwa ada beberapa karyawan yang mem-back-up pekerjaan mereka ke USB key, atau harddisk eksternal. Jika ini diperbolehkan, pastikan ada aturan yang mengharuskan backup dikunci sepanjang waktu.

Disable Drive
Jika tidak mau karyawan meng-copy informasi perusahaan ke removable media, Anda bisa men-disable atau mencabut flopp drive, USB port, atau jalur penghubung perangkat luar lainnya Mencabut kabel saja tidak menghalangi karyawan yang mempunyai pengetahuan teknis. Beberapa perusahaan ada yang melakukan tindakan lebih ekstrim dengan mengisikan lem ke port atau konektor lainnya supaya mereka tidak bisa digunakan Atau Anda bisa memasukkan ke pengunci ke dalam floppy drive pada komputer yang masih memilikinya.

Lindungi Printer
Anda mungkin tidak berpikir bahwa printer bisa mengancam keamanan, tapi banyak printer sekarang yang menyimpan dokumen dalam memory mereka. Jika hacker mencuri printer dan mengakses memori tersebut, ia bisa mencetak dokumen yang baru-baru saja dicetak. Sama seperti server dan workstation yang menyimpan data penting, printer harus diletakkan pada tempat yang aman dan dikunci supaya tidak ada yang bisa mencurinya.

Pertimbangkan juga pengaman fisik terhadap dokumen yang dicetak pada karyawan, terutama hasil cetak yang kurang sempurna dan diletakkan sembarangan di sebelah printer atau dibuang ke dalam tempat sampah. Cara terbaik adalah dengan menerapkan aturan yang mengharuskan supaya dokumen yang tidak perlukan langsung dihancurkan, meskipun tidak berisi informasi rahasia. Ini akan menjadi kebiasaan dan membebaskan user dari tanggung jawab apakah dokumen harus dihancurkan atau tidak. (Dari Berbagai Sumber)

Selengkapnya......

Rabu, 2008 April 16

Dalam Hitungan Detik, Jaringan GSM Jebol


The Box Security Conference (HITBSecConf) Dubai 2008, adalah tentang cracking enkripsi GSM A5/1 dalam hitungan detik. Topik ini dibawakan oleh Skyper, salah seorang anggota kelompok hacking asal Jerman, The Hacker's Choice dan juga mantan editor majalah hacking online bawah-tanah, Phrack.

Sebenarnya, isu cracking enkripsi GSM tersebut hanya salah satu dari sekian banyak sub-bahasan yang disampaikan. Secara umum, Skyper membahas bagaimana aspek pengamanan pada jaringan GSM. Dengan menggunakan peralatan yang sederhana seperti handset Nokia 3310, USRP/GNU Radio, FPGA, dan lain-lainnya, Skyper dan rekan-rekannya, melakukan riset bagaimana aspek keamanan dalam teknologi GSM yang notabene adalah closed source.

Skyper sendiri telah memulai proyek ini dari beberapa tahun silam, namun baru dalam enam bulan terakhir, ia memperoleh hasil yang cukup memuaskan dalam melakukan cracking enkripsi GSM setelah menggunakan perangkat FPGA untuk memproses kinerja brute-forcing yang mengandalkan rainbow tables (hash dari kunci yang sudah dikomputasikan sebelumnya). Semua informasi teknis yang dibahas oleh Skyper telah terdokumentasi pada situs http://wiki.thc.org/gsm dan http://wiki.thc.org/cracking_a5.

Selain membahas hasil riset, Skyper juga memaparkan bahaya-bahaya yang mungkin terjadi di kemudian hari setelah diketahui bahwa enkripsi GSM dapat dibobol dengan mudah. Bahaya ini termasuk membuat pirate GSM operator, man-in-the-middle attack, phone tracking, phone number scanning, free phone calls, dan lain-lain yang semuanya dapat dilakukan dari sisi pengguna.

Jim Geovedi adalah konsultan keamanan komputer di Bellua Asia Pacific. Jim berada di Dubai sebagai pembicara dalam konferensi Hack in The Box 2008 14-17 April 2008. Tulisan lain Jim bisa dilihat di Jim.Geovedi.com (sumber : detik.com)

Cuap-cuap Admin : Di link yang sudah saya kasih diatas, jika di klik anda akan menemukan ilmu yang sangat luar biasa, karena anda akan diajarkan tentang bagaimana teknik hack yang dilakukan, metodologi yang digunakan, juga hardware dan software yang diperlukan. Angkat dua jempol deh buat Mr Skype.

Selengkapnya......

Kamis, 2008 April 10

Selamat Datang Kembali..!

Turut Berbahagia Atas Dicabutnya Blokade terhadap Beberapa Situs Kesayangan Saya !
Welcome Back
- Rapidshare
- Multiply
- Youtube
- dll
Semoga tidak akan pernah ada lagi tragedi blokade terhadap situs-situs tersebut..!

Selengkapnya......

Sehari Bersama Ketua MPR Hidayat Nur Wahid

Prakata : Saya mengagumi beliau sebagai seorang pemimpin yang egaliter, accesible, amanah, dan bersahaja. Jarang sekali saya menemukan sosok pemimpin yang seperti ini. Sebagai pemimpin beliau saya nilai sudah mampu membedakan kapan dan dimana dia menjadi seorang pemimpin sebuah institusi penting di negeri ini, dan kapan dan dimana dia hanya menjadi seorang manusia biasa. Mudah-mudahan tulisan yang saya cuplik dari koran Tempo ini bisa menjadi ispirasi bagi kita, jika suatu saat kita menerima anugerah dari Allah swt menjadi seorang pemimpin seperti beliau. Amien.

Ia menyemir sepatu sendiri.

Ia memulai hari dengan bersujud. Bersarung cokelat kotak-kotak, baju koko putih, dan peci hitam, Hidayat Nur Wahid, 48 tahun, ditemani putra bungsunya, Hubaib Shidiq, 9 tahun, keluar dari kamar tidur menuju musala di samping kanan rumah dinasnya. Di musala berukuran 3 x 6 meter itu telah menunggu dua staf pribadi Hidayat yang juga akan salat subuh bersama, pukul 04.45 WIB Rabu lalu.

Pukul 05.10, seusai salat subuh, Hidayat dan Hubaib beranjak ke lantai 2 rumahnya. Di bangunan utama rumah dinas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu terdapat satu kamar tidur utama dan dua kamar tidur anak. Di depan ketiga kamar itu ada ruang berukuran 3 x 4 meter untuk ruang keluarga. Selama 15 menit Hidayat dan Hubaib melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran di situ.

Sejak Kastian Indriawati, 45 tahun, istrinya, meninggal pada 22 Januari lalu, Hidayat menjadi orang tua tunggal bagi Inayah Dzil Izzati (kelas V Pesantren Gontor), Ruzaina (kelas III SMP Pesantren Anyer, Banten), Allaâ 'Khoiri (kelas I Pesantren Gontor), dan Hubaib Shidiq (kelas IV sekolah dasar di Pondok Gede, Bekasi). Di tengah kesibukannya sebagai Ketua MPR, guru, dan anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat berusaha menyempatkan diri menyiapkan keperluan sekolah Hubaib, satu-satunya anak yang tinggal bersamanya.

Pukul 05.55, Hidayat melepas Hubaib ke sekolah, diantar sopir keluarga mengendarai mobil pribadi Innova warna hitam. Sejak istrinya tiada, Hidayat ingin selalu melepas, nguntapke, Hubaib berangkat sekolah.

Pukul 06.00, berkaus putih, celana olahraga panjang hitam, dan sepatu putih, Hidayat menuju lapangan bulu tangkis yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah dinasnya menggunakan mobil pribadi Toyota Kijang LGX warna biru. Bersama staf pribadinya dan beberapa staf pribadi menteri di kompleks Widya Candra, pagi itu Hidayat main empat set langsung dengan dua kali istirahat masing-masing lima menit.

Hidayat selalu bermain cantik di tiap set. Smash dan permainan net menunjukkan kepiawaiannya bermain tepok bulu. Walhasil, pria kelahiran Klaten ini selalu memenangi pertandingan.

Bulu tangkis adalah hobinya selain sepak bola. Minimal tiap Selasa dan Rabu dia selalu menyempatkan diri memukul shuttle cock. Dia suka badminton sejak remaja. Di samping rumah orang tuanya di Kadipaten Lor RT 03 RW 08, Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten, ada lapangan badminton yang biasa dipakai keluarga dan warga sekitarnya.

Kebiasaan itu diteruskan Hidayat saat 13 tahun belajar di Madinah, Arab Saudi. Bersama teman-teman pelajar dari Indonesia dia membuat lapangan bulu tangkis di samping kontrakan.

Pukul 07.50, Hidayat menyudahi badminton. Menenteng tas raket, ia berjalan kaki menuju rumah dinasnya. Sesampai di rumah, Hidayat meminta izin kepada Tempo membersihkan diri dan bersiap-siap berangkat ke kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dua puluh lima menit kemudian Hidayat ke lantai 2 menuju meja makan yang letaknya di bawah kamar tidur utama. Ruang makan menyatu dengan ruang keluarga, bersebelahan dengan ruang tamu dan ruang rapat.

Seperti di ruangan lainnya, di ruangan seukuran lapangan bulu tangkis ini tidak ada aksesori yang tergolong mewah. Hanya ada televisi 21 inci dan akuarium berukuran 1 x 0,5 meter yang dihuni seekor ikan arwana. Di dinding tergantung satu lukisan bunga, foto Hidayat bersama para pemimpin MPR, serta foto-foto mendiang istrinya.

Menu sarapan kali itu nasi uduk, kering tempe, ayam dan telur goreng, sambal, dan kerupuk. Buahnya jeruk dan lengkeng, minumannya jus jambu dan air mineral. Tapi Hidayat hanya mengambil kering tempe, ayam goreng, sambal, dan kerupuk sebagai teman nasi uduk.

Hidayat agaknya penggemar kerupuk. Sekali makan, lebih dari tiga kali ia merogoh kaleng krupuk dari plastik itu. Ia mengaku tidak punya pantangan jenis makanan tertentu. Tapi masakan tradisional Jawa, seperti pecel, botok, sambal goreng, sayur lodeh, dan tentu saja kerupuk, paling ia gemari.

Untuk bekerja hari itu Hidayat memilih kemeja batik lengan panjang biru dengan motif kawung putih dan celana hitam. Hidayat jarang mengenakan jas. Dia lebih sering mengenakan batik, kecuali untuk acara kenegaraan yang mewajibkan jas.

Hidayat mengaku tak punya merek pakaian favorit. Istrinyalah yang biasanya menyediakan pakaiannya. Batik yang ia kenakan hari itu, misalnya, bahannya dibelikan Kastian dan dijahit di Pondok Gede, dekat rumah pribadinya.

Mendiang Kastian pula yang membelikan jam tangan Tissot yang dikenakan Hidayat, juga telepon seluler Nokia--bukan Communicator. Kastian membelikannya saat berhaji, beberapa hari sebelum meninggal. "Ini kenang-kenangan terakhir almarhumah (istri saya)."

Pukul 09.10, Hidayat bersiap ke kantor PKS.

Tanpa istrinya, kini Hidayat menyiapkan sendiri semua keperluannya. Memilih baju dan celana sampai menyemir sepatu. Sepatu yang dikenakannya hari itu sepatu Bata hitam yang terletak di samping tangga menuju lantai 2. Sepatu itu sudah tak mengkilap sehingga Hidayat perlu menyemirnya dulu. Ia tidak banyak memiliki koleksi sepatu atau sandal.

Setelah bersepatu, Hidayat memeriksa semua lampu ruangan. Lampu yang tidak dipakai dimatikannya.

Pukul 09.25, Hidayat masuk ke mobil Toyota Kijang LGX warna biru menuju kantor DPP PKS. Rencananya, pukul 10.00 akan ada deklarasi pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Karena untuk kepentingan partai, Hidayat tak menggunakan Camry, mobil dinas Ketua MPR. Hidayat duduk di kursi belakang. Di depan ada sopir dan ajudannya.

Meski pejabat negara, Hidayat jarang dikawal dan kerap bepergian tanpa voorrijder. Ia merasa aman dan nyaman tanpa mereka karena merasa tak punya musuh, sehingga tidak khawatir keamanannya terancam.

Tapi, tanpa voorrijder, ditambah lalu lintas yang kerap macet, perjalanannya jadi lebih lama. Dari Widya Candra menuju Mampang Prapatan pagi itu perlu 30 menit. Di perjalanan, Hidayat sempat menunjukkan tukang potong rambut langganannya. Letaknya di deretan warung Padang dan warung Tegal di pinggir Jalan Mampang Prapatan Raya. Sebulan sekali dia potong rambut di situ. "Ongkosnya Rp 9.000 sekali cukur."

Pukul 10.00, Hidayat tiba di kantor PKS. Deklarasi ditunda karena Presiden PKS Tifatul Sembiring dipastikan datang pukul 10.30. Di situ Hidayat bertemu dengan Ketua Majelis Syura Hilmi Aminuddin, Ketua Dewan Syariah Surahman, serta pengurus PKS Jawa Barat.

Hidayat belum pernah belajar politik secara formal. Tapi ia lahir dari keluarga aktivis. Kakeknya tokoh Muhammadiyah dan Masyumi di Prambanan, Jawa Tengah. Ibunya aktivis Aisyiyah--organisasi perempuan Muhammadiyah. Dan ayahnya, meski berlatar belakang Nahdlatul Ulama, menjadi pengurus Muhammadiyah. Kastian juga penggiat Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Hidayat menimba ilmu berorganisasi di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) cabang Madinah. PPI Madinah adalah salah satu organisasi yang menolak penerapan Pancasila sebagai satu-satunya asas bagi organisasi di masa Orde Baru. Beberapa kali petugas kedutaan dan menteri kabinet Soeharto membujuk agar PPI Madinah mengakui Pancasila sebagai satu-satunya asas organisasi, tapi tak mempan.

Hidayat kembali ke Indonesia pada 1993 dan mengajar di Institut Agama Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang. Ketika reformasi bergulir, bersama-sama aktivis muslim ia mendirikan Partai Keadilan. Kini, setelah berganti menjadi Partai Keadilan Sejahtera, partai yang semula hanya menerima anggota dari kalangan Islam itu mulai membuka diri untuk nonmuslim.

Tapi rekrutmen partainya, kata Hidayat, tetap taat pada jenjang pengkaderan. Untuk menentukan calon di parlemen, PKS akan melihat siapa yang akan diwakili calon itu. Jika penduduk yang akan diwakili mayoritas selain Islam, wakilnya bisa saja dari nonmuslim juga. Hidayat hanya 20 menit berada di kantor PKS. Ia buru-buru menuju gedung MPR/DPR untuk menerima delegasi dari PPI.

Pukul 11.00, Hidayat tiba di gedung MPR/DPR. Tapi tamu yang ditunggunya dari PPI batal datang. Hidayat meneruskan pekerjaan dengan memeriksa beberapa dokumen dan menekennya.

Pukul 13.00, Hidayat menerima delegasi dari Pacific Countries Social and Economic Solidarity Association Turki. Mereka mencari cara mempererat hubungan Indonesia dengan Turki.

Pukul 14.00, Hidayat menerima kunjungan rombongan Presiden National Endowment for Democracy Carl Gersham. Carl meminta Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi menularkan pengalamannya ke negara-negara di Timur Tengah. Hidayat menolak. Alasannya, "Rusaknya demokrasi di Timur Tengah karena sikap politik Amerika Serikat yang berstandar ganda."

Ia mencontohkan pemilu di Palestina. Khalayak, kata Hidayat, tahu pemilu Palestina sangat demokratis. Tapi karena rayuan Israel, negara-negara Barat termasuk Amerika tidak mengakui hasil pemilu itu. Menurut dia, Timur Tengah akan demokratis jika Amerika demokratis. "Jadi jangan Indonesia diminta mengajarkan demokrasi ke Timur Tengah. Mereka (Timur Tengah) melihat perilaku Amerika sendiri."

Meski banyak menerima tamu, Hidayat selalu tepat waktu untuk salat. Begitu azan berkumandang, dia bergegas berwudu. Pukul 15.25, Hidayat salat asar. Di ruangannya tersedia perlengkapan salat, termasuk peci yang bagian atasnya sedikit robek.

Pukul 15.40, Hidayat bersiap-siap kembali ke rumah dinasnya karena pukul 16.30 ia akan menerima Hanung Bramantyo, sutradara film Ayat-ayat Cinta yang lagi populer.

Pukul 15.45, Hidayat memasuki Camry, mobil dinasnya. Kali ini memang untuk kepentingan tugasnya sebagai Ketua MPR. Tapi tetap tanpa voorrijder. Hidayat jarang dikawal voorrijder kecuali kalau ada acara yang mendesak segera didatangi, tak boleh telat, dan lalu lintas macet.

Untuk acara yang bisa diatur jadwalnya dan tidak mendadak, dia pergi tanpa voorrijder. "Semua tergantung bagaimana kita mengatur waktu saja." Mobil Camry dengan pelat bernomor RI-5 itu pun mengarungi samudra kemacetan bersama mobil-mobil lainnya di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Pukul 16.25, Hidayat sampai di rumah dinasnya. Sepuluh menit berselang, tamu yang ditunggu, Hanung, datang. Hidayat menyambut Hanung di ruang tamu, mengenakan baju putih bermotif kotak-kotak pendek dan celana hitam. Hanung meminta pendapat Hidayat tentang film Ayat-ayat Cinta sekaligus saran untuk film Ahmad Dahlan--pendiri Muhammadiyah--yang akan dibikinnya.

Meski hanya tiga kali menonton film seumur hidupnya, Hidayat mengkritik beberapa lafal bahasa Arab dalam adegan Ayat-ayat Cinta yang grammar-nya tidak benar. Lokasi shooting yang tidak sesuai dengan kondisi Mesir dikritik. Hidayat juga mempertanyakan mengapa Hanung menonjolkan sisi poligami dalam film itu, padahal dalam novelnya tidak.

Soal rencana membuat film Ahmad Dahlan, Hidayat menyarankan agar dalam film itu juga disinggung soal K.H. Hasyim Ashari, pendiri Nahdlatul Ulama. Menurut Hidayat, keduanya teman yang akrab dan satu guru saat menempuh pendidikan di Madinah.

Kiai Hasyim dan Ahmad Dahlan, kata Hidayat, satu kapal dalam perjalanan dari Pulau Jawa ke Arab Saudi. Meski berbeda pandangan tentang beberapa hal soal khilafiah, mereka berdua saling menghargai. Hidayat menerima Hanung selama dua jam, hingga pukul 18.35.

Pukul 18.45, Hidayat berangkat ke Warung Buncit untuk memenuhi undangan peringatan Maulid Nabi di Pesantren Assalafi Daarul Islah, Jalan Buncit Raya. Kali ini dia mengenakan baju koko putih dan celana hitam. Untuk keperluan ini dia menggunakan mobil pribadi Toyota Kijang LGX biru, tanpa pengawal dan voorrijder.

Akibatnya, dia terjebak kemacetan di Jalan Gatot Subroto, Mampang, dan Buncit Raya. Sejam lebih bertarung dengan kemacetan, Hidayat tiba di lokasi pukul 20.05. Di acara itu Hidayat sempat berceramah selama 30 menit.

Pukul 21.35, Hidayat kembali ke rumah dinasnya. Perjalanan lancar karena sudah malam. Dua puluh menit kemudian Hidayat sampai di rumah dinasnya. Sebelum tidur pada 23.00, Hidayat membaca semua surat yang masuk dan menutup hari dengan membaca Al-Quran.

Sumber : Koran Tempo
Penulis : Erwin Dariyanto

Turut Berbahagia atas Pernikahan Bpk. Hidayat Nurwahid dengan dr. Diana Abas Thalib pada hari/tanggal : Minggu, 11 Mei 2008. Semoga bisa membentuk sebuah keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Amien.





Selengkapnya......